ANALISIS FINANCIAL LITERACY DAN SAVING BEHAVIOUR

  • LU’LUK ISTIQOMAH Universitas Negeri Surabaya
  • BEKTI KUMALASARI Universitas Negeri Surabaya
  • ENGGARWATI EKA APRILIANA Universitas Negeri Surabaya
  • ACHMAD KAUTSAR Universitas Negeri Surabaya
Keywords: Financial Literacy, Kabupaten Bojonegoro, Pengusaha Tahu Ledok, Saving Behaviour

Abstract

Pengelolaan keuangan bagi para pengusaha harus dilakukan secara efisien dan efektif persoalan kecil bisa menjadi besar apabila tidak diatasi dan diselesaikan dengan bijak terutama permasalahan yang berhubungan dengan keuangan masa depan. Pengelolaan keuangan bagi para pengusaha merupakan proses membedakan pengeluaran dan pemasukan dari hasil pendapatan usaha sehingga sebagian dari pendapatan tersebut dapat ditabung untuk motif berjaga-jaga atau untuk tambahan modal dimasa depan. Sentra industri tahu Bojonegoro ini terletak di kawasan Ledok Kulon yang berbatasan langsung dengan sungai Bangawan Solo sehingga daerah tersebut sering terjadi banjir dan membuat perekonomian didaerah tersebut pasang surut. Perlu adanya peningkatan atau pemberdayaan dari masyarakat untuk melakukan kegiatan usaha yaitu dengan memproduksi tahu ledok. Menabung salah satu upaya untuk menanggulangi kemiskinan di daerah menjadi tersebut agar atmosfer industri dan keadaan perekonomian tetap stabil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan keuangan dan perilaku menabung pengusaha tahu ledok, sehingga dapat dijadikan sebagai dasar pengembangan produk keuangan untuk meningkatkankan budaya menabung masyarakat. Jenis penelitian ini adalah deskkriptif kualitatif, menggunakan random sampling pengusaha tahu ledok dengan kriteria sudah memiliki tabungan, baik tabungan pribadi maupun tabungan di lembaga keuangan. Pengembangan hasil penelitian ini diharapkan mampu menjadi salah satu upaya untuk mengentaskan ancaman kemiskinan dan ketidakstabilan perekonomian di Kabupaten Bojonegoro.

Published
2018-10-27