KADAR TOTAL KLOROFIL, KAROTEN, ANTOSIANIN DAN VITAMIN C DAUN TEMPUYUNG PADA CARA PANEN YANG BERBEDA

  • TATIK RAISAWATI Bogor Agriculture University
  • MAYA MELATI Bogor Agricultural University
  • SANDRA ARIFIN AZIZ Bogor Agricultural University
  • MOHAMAD RAFI Bogor Agricultural University
Keywords: Sonchus arvensis, pigmen, bertahap, serempak

Abstract

Daun tempuyung telah melalui uji kliknik dan ditetapkankan sebagai tanaman obat. Tempuyung mengandung metabolit sekunder dengan beberapa fungsi utama yaitu sebagai antioksidan dan peluruh batu ginjal. Cara panen berpengaruh pada metabolit primer dan metabolit sekunder daun tempuyung. Penelitian dengan tujuan untuk mengetahui kadar total klorofil, karoten, antosianin dan vitamin C daun tempuyung pada cara panen yang berbeda telah dilaksanakan pada bulan Februari sampai Juni 2017 di kebun percobaan anorganik (konvensional) Cikarawang, Bogor dan Labaoratorium Pasca Panen Departemen Agronomi dan Hortikultura, IPB, Bogor. Hasil penelitian menunjukkan kadar total klorofil dan karoten tertinggi dihasilkan oleh panen bertahap atas dan serempak atas, hal ini bermanfaat bagi biosintesis antosianin yang menyebabkan tingginya kadar antosianin pada panen serempak atas. Kadar vitamin C tertinggi ditunjukkan pada panen daun bertahap atas, hal ini dipicu oleh stres pada tanaman yaitu adanya pelukaan pada saat panen bertahap bawah.

 

 

Published
2018-10-27