PEMANFAATAN PASIR LAVA GUNUNG KELUD SEBAGAI BAHAN PENJERNIH AIR

  • FRIDA U. ERMAWATI Universitas Negeri Surabaya
  • SUPARDIYONO . Universitas Negeri Surabaya
  • EKO HARIYONO Universitas Negeri Surabaya
  • HAINUR R. AHMADI Universitas Negeri Surabaya
Keywords: pasir lava Gunung Kelud, penjernih air, Dukuh Majekan

Abstract

Makalah ini melaporkan hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Dukuh Majekan, Kelurahan Pesantren, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri untuk membantu mengatasi pencemaran air sumur warga oleh limbah pabrik gula Pesantren dengan cara menyediakan alat penjernih air sederhana skala rumah tangga dengan memanfaatkan pasir lava Gunung Kelud serta bahan-bahan lain yang tersedia di lingkungan sekitar. Disain penjernih air tersebut terdiri dari 1x pengendapan dan 2x penyaringan. Hasil uji fisika dan kimiawi terhadap sampel air sumur warga menunjukkan bahwa tingkat kekeruhan sangat tinggi (5,80 NTU), kandungan nitrit (NO2), zat organik (KMnO4), zat terlarut, timbal (Pb) dan amonium (NH4) semua jauh di atas batas maksimum standar SNI, yaitu masing-masing 0,605 mg/L, 57,73 mg/L, 816,2 mg/L, 0,012 mg/L dan 0,211 mg/L. Hasil 2x penyaringan ternyata sangat positif, yaitu tingkat kekeruhan, kandungan NO2, NH4, Pb dan zat terlarut semua telah turun di bawah batas maksimum SNI, sementara kandungan KMnO4 menjadi satu-satunya parameter yang masih di atas batas atas SNI usai 2x penyaringan. Dengan perolehan tersebut, maka direkomendasikan agar penyaringan ke-3 ditambahkan agar kualitas air dapat memenuhi standar fisika dan kimiawi air kemasan SNI. Agar air hasil akhir penyaringan terbebas dari bakteri, air sebaiknya dididihkan terlebih dahulu sebelum dikonsumsi.

Published
2018-10-27