PENGUATAN KINERJA MASYARAKAT DESA PENYANGGA MERU BETIRI DENGAN “INTEGRATED PERTANIAN PERIKANAN” GUNA MENDUKUNG DESA EKOWISATA AGROINDUSTRI RAJEGWESI

  • SITI ASMAUL MUSTANIROH Universitas Brawijaya
  • AGUSTINA SHINTA HW Universitas Brawijaya
  • WAHYU ENDRA KUSUMA Universitas Brawijaya
  • JAYA MAHAR MALIGAN Universitas Brawijaya
Keywords: kinerja masyarakat, integrated perikana pertanian, ekowisata rajegwesi

Abstract

Desa Kandangan merupakan Desa Maju yang terdiri atas 4 dusun yaitu Krajan, Sumperbopong, Sumberdadi dan Sumberjambe dengan skor IDM 0,739.Kegiatan ini diarahkan bisa memperkuat dan melanjutkan kerjasama dengan Balai Taman Nasional Meru betiri untuk memberdayakan masyarakat di kawasan desa Penyangga Meru Betiri.  Di desa Kandangan terdapat 2 kelompok masyarakat produktif  integrasi pertanian dan perikanan yang merupakan binaan dari TNMB sebagai solusi alternatif mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap lahan kawasan Meru Betiri yaitu UKM Kopi “Makmur Abadi” dan UKM Ikan Air Tawar “Wira Makmur”. Permasalahan prioritas adalah mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap lahan kawasan Meru Betiri melalui peningkatan produktivitas pada kedua Kelompok Tani yang ada di Desa Kandangan. Hasil pelaksanaan kegiatan meliputi Bimtek proses perbaikan kualitas kopi bubuk (formulasi kopi 30:70) dan kopi bubuk premium (100 % biji kopi). Pelatihan Pemijahan Semi Buatan dengan cara mencampurkan induk jantan dan betina yang matang gonad dengan perbandingan 2:1 di kolam pemijahan. Bantuan Mesin Penepung Ikan dan Pembuat Pakan dengan kapasitas produksi 50-100 kg/jam. Pembuatan Formulasi Pakan untuk pembesaran lele usia > 40 hari  - 90 hari. Kandungan protein pada pakan bisa dimodifikasi dengan menggunakan metode persegi empat Pearson’s serta bantuan Benih Nila Strain Prima  dengan ukuran 3-5 cm 10.000 ekor.

Published
2018-10-27