PENGEMBANGAN INSTRUMEN PENILAIAN SENI BUDAYA DAN PRAKARYA KURIKULUM 2013 BAGI GURU SD DI KECAMATAN WONOSALAM JOMBANG

  • SUPRAYITNO . Universitas Negeri Surabaya
  • YOYOK YERMIANDHOKO Universitas Negeri Surabaya
  • MULYANI . Universitas Negeri Surabaya
Keywords: Penilaian, SBdP, Kurikulum 2013

Abstract

Kegiatan pelatihan dan workshop berkaitan dengan pengembangan penilaian mata pelajaran SBdP dalam kurikulum 2013 yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi profesional guru sekolah dasar Wonosalam. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini yakni; pleno, penugasan, diskusi, presentasi, dan evaluasi. Data yang dikumpulkan dalam kegiatan pengabdian ini adalah karya dan respon peserta. Analisis yang digunakan menggunakan skor atau persentase. Respon peserta dalam mengikuti kegiatan pelatihan dan workshop pengembangan instrumen penilaian SBdP dalam kurikulum 2013 menunjukkan rentang skor 4 – 5 kategori baik – sangat baik dengan dengan rata-rata  sebesar 11,67 dan 10,6. Jika hasil tersebut dikalkulasikan dalam persentase, maka respon peserta menunjukkan 92,79% yang artinya pelatihan dan workshop yang dilakukan oleh tim pengabdian kepada masyarakat Jurusan PGSD FIP Unesa telah memberikan nuansa pembeharuan yang dapat meningkatkan keterampilan guru dalam mengebangkan instrumen penilain dalam kurikulum 2013 terutama mata pelajaran SBdP secara maksimal. Untuk hasil karya peserta berupa pengembangan instrumen penilaian SBdP dalam kurikulum 2013 dapat diketahui peserta sudah mampu mengembangkan penilaian SBdP dalam kurikulum 2013 yang ditunjukkan dengan mendapatkan skor 3 - 5 dengan kategori cukup baik - sangat baik dan indikator kualitas baik, mudah dipahami, perlu penyempurnaan konteks penjelasan sampai sangat sesuai dengan konteks penjelasan.

Published
2018-10-27