PENGARUH VARIASI PENAMBAHAN UDARA DENGAN SUPERCHARGER ELEKTRIK TERHADAP KINERJA MESIN DAN EMISI

  • ENDAH PURWANTI Universitas Singaperbangsa Karawang
  • SONNY FAIZAL Universitas Singaperbangsa Karawang
  • ROSID . Universitas Singaperbangsa Karawang
Keywords: Torsi; Daya; Carbon Monoksida; Hidro Carbon

Abstract

Pembakaran normal campuran udara dan bahan bakar terbakar sempurna apabila campuran stokiometri, bahan bakar gasoline stokiometri apabila untuk membakar 1 kg bahan bakar membutuhkan udara sebanyak 14,7 kg. Semangkin tinggi putaran mesin membutuhkan bahan bakar yang banyak sedangkan udara masuk terbatas jumlahnya. Berdasarkan uraian ini akan dilakukan pengujian pemasukan udara ke intake manifold dengan alat bantu Electric Supercharger yang berfungsi sebagai kompresor udara. Menggunakan mesin Otto dengan modifikasi pada bagian piston, rasio kompresi, ignition timing, durasi injeksi dan bahan bakar bioethanol E70%. Dengan pemasangan alat tersebut, bisa mendapatkan karakteristik pembakaran dan memperbaiki permasalahan yang terjadi terkait dengan campuran yang kaya sehingga performa mesin menjadi optimal dan emisi gas buang menjadi minimal. Pada tegangan 6 volt menghasilkan AFR terlalu kaya jika dibandingkan dengan pemasukan udara alami, sedangkan pada tegangan 8 volt dan 10 volt, AFR terbaik 8,32 pada putaran 6000-7000 rpm, dan 9,48 pada putaran 4000-5000 rpm, Unjuk kerja yang terbaik seperti torsi, daya, mengalami peningkatan masing-masing sebesar 14,73%, 12,14%. Sedangkan emisi gas buang yang dihasilkan lebih bersih bila dibandingkan dengan pemasukan udara alami. Hal ini dapat dilihat dari kandungan emisi gas buang: Emisi CO mengalami penurunan sebesar 8,70 % Emisi HC mengalami penurunan sebesar 37,40 %.

 

Published
2018-10-27