PENGEMBANGAN PUSAT KULINER DI PUSAT KOTA DITINJAU DARI ASPEK DESAIN BANGUNAN

  • SITI AZIZAH Intitut Teknologi Adhi Tama Surabaya
  • NURMAWATI . Universitas 45 Surabaya
Keywords: Pusat kuliner; pusat kota; aspek desain.

Abstract

PKL (Pedagang Kaki Lima) merupakan salah satu solusi untuk mengurangi pengangguran dan menekan angka kemiskinan di perkotaan. Untuk mengatasi masalah PKL kuliner, Pemerintah Kota Surabaya memiliki kebijakan memindahkan dan memusatkan PKL ke Pusat Kuliner. Hingga saat ini terdapat puluhan pusat kuliner yang tersebar di beberapa lokasi di Surabaya dan jumlah ini akan terus bertambah karena pusat kuliner merupakan solusi optimal untuk masalah PKL Surabaya. Kenyataan pada saat ini, ada Pusat kuliner yang ramai dikunjungi pengunjung tetapi ada juga yang sepi. Dikhawatirkan PKL akan kembali ke tempat semula apabila suatu pusat kuliner tersebut tutup. 

Tujuan penelitian ini adalah mewujudkan  penataan Pusat kuliner yang representatif sesuai keinginan pengunjung agar terjadi keberlanjutan usaha PKL didalamnya. Adapun Aspek yang akan diteliti adalah aspek bentuk, ruang, tatanan ruang luar dan aktifitas pendukung. Penelitian yang dilakukan adalah penelitian kualitatif dengan metoda Riset dan Pengembangan. Penelitian yang dilakukan pada tahun sebelumnya berupa identifikasi dan kajian komprehensif aspek-aspek yang mempengaruhi keberlanjutan usaha PKL ditinjau dari keinginan pengguna. dan selanjutnya pada penelitian lanjutan ini  mengembangkan  pusat kuliner berdasarkan aspek aspek desain tersebut dengan mengambil obyek studi pusat kuliner Bratang Binangun, Surabaya., Indonesia. Hasil dari penelitian lanjutan ini berupa alternatif desain dan aspek desain pusat kuliner di pusat kota.

Published
2018-10-27