PENENTUAN TRAYEK pH PADA INDIKATOR ALAMI BUNGA KEMBANG SEPATU (Hibiscus rosa sinensis) SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN KIMIA BERWAWASAN GREEN CHEMISTRY

  • MITARLIS . Universitas Negeri Surabaya
  • UTIYA AZIZAH Universitas Negeri Surabaya
  • BERTHA YONATA Universitas Negeri Surabaya
Keywords: green chemistry, pembelajaran kimia, indikator asam basa, trayek pH

Abstract

Kimia sebagai ilmu yang didasarkan pada eksperimen, tidak terlepas dari kegiatan di laboratorium yang membutuhkan bahan-bahan kimia dalam pelaksanaan kegiatannya. Sebenarnya kimia sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari siswa. Oleh karena itu pembelajaran dirancang dengan memanfaatkan bahan alam di sekitar untuk pembelajaran kimia. Metode penelitian menggunakan metode pengembangan pada saat pengembangan perangkat, dan pada saat ujicoba digunakan eksperimen di laboratorium untuk menguji kelayakan perangkat pembelajaran secara empiris. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; Pemanfaatan bahan alam yang dapat diperbaharui dapat memenuhi salah satu prinsip green chemistry yaitu prinsip yang ke-7 “use renewable feedstock”. Didapatkan bunga berwarna antara lain bunga kembang sepatu yang berpotensi  untuk dimanfaatkan sebagai indikator asam basa dalam pembelajaran kimia. Ekstrak bunga kembang sepatu memiliki trayek pH dalam tiga daerah yaitu; pertama dalam suasana asam pada pH 0 berwarna merah tua,  pH 1 merah terang, dan   pH 2-4 ungu muda; ke-dua  pada   pH antara 5-8 memberikan warna  ungu tua  yang hampir sama, dan  daerah ke-tiga  pada suasana basa denganpH 9-10  hijau muda, pH 11-12 =hijau tua/kecoklatan, pH 13  hijau kekuningan, serta  pH 14  memberikan warna kuning tua. Dengan pemanfaatan bahan alam sebagai media pembelajaran kimia, dapat mewujudkan  pembelajaran berwawasan green chemistry dengan menerapkan salah satu prinsipnya.

Published
2018-10-27