AKSI SOLIDARITAS MELAWAN TERORISME SURABAYA SEBAGAI DISKURSUS PUBLIK DALAM PERSPEKTIF JUERGEN HABERMAS

  • UNTARA SIMON Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya
  • AGUSTINUS RYADI Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya
Keywords: Terorisme, Solidaritas, Diskursus Publik,

Abstract

Tulisan ini ingin menunjukkan bahwa aksi terorisme pada tanggal 13 Mei 2018 yang terjadi di Surabaya, khususnya Gereja Santa Maria Tak Bercela Ngagel adalah peristiwa yang memantik upaya masyarakat Surabaya untuk membangun diskursus publik. Dalam gagasan Habermas, diskursus publik adalah tindakan penting dalam rangka mencapai kebaikan bersama dalam hidup bermasyarakat. Melalui diskursus publik ini, masyarakat secara jujur menyampaikan aspirasinya secara tulus, jujur dan dialogis. Tujuan diskursus ini adalah untuk mengusahakan kesepakatan tentang hal-hal yang ingin dicapai bersama. Dari diskursus itu, berbagai bentuk aksi solidaritas lahir. Dengan diskursus ini, tradisi hidup bersama yang demokratis dibangun dengan tetap memberi ruang yang cukup bagi berbagai keyakinan privat yang mendasari keterlibatan dalam perwujudan kebaikan bersama. Melalui diskursus, perlawanan terhadap berbagai bentuk terorisme menemukan wujud konkretnya.

Published
2018-12-13