ANALISIS KELAYAKAN FINANSIAL PENGEMBANGAN USAHA PENGOLAHAN PATI SAGU SEMI MEKANIS

  • NATELDA R. TIMISELA Universitas Pattimura
  • ESTER D. LEATEMIA Universitas Pattimura
  • FEBBY J. POLNAYA Universitas Pattimura
  • RACHEL BREEMER Universitas Pattimura
Keywords: Kelayakan, finansial, semi mekanik, pati sagu, kriteria investasi.

Abstract

Perkembangan usaha sagu sangat tergantung pada ketersediaan pati sagu basah. Oleh sebab itu intesitas petani sebagai pengolah pati sagu basah sangat diperlukan untuk tetap menjaga produksi untuk kebutuhan konsumsi langsung masyarakat maupun kebutuhan agroindustri rumah tangga pangan sagu. Pati sagu basah dapat dijadikan sebagai pangan rumah tangga untuk mengurangi ketergantung terhadap beras. Teknologi pengolahan pati sagu basah selama ini masih sangat tradisional. Namun seiring berkembangnya waktu proses pengolahan pati sagu basah mulai merambah ke semi mekanik. oleh karena itu proses pengolahan sagu semi mekanik membutuhkan kajian finansial. Hasil perhitungan kriteria investasi menunjukkan bahwa NPV bernilai positif yaitu sebesar Rp 31.360.969. Nilai NPV menunjukkan bahwa investasi sampai dua tahun kedepan akan diperoleh manfaat bersih saat ini sebesar Rp 31.360.969. IRR sebesar 21,91% yang artinya usaha pati sagu basah dapat mengembalikan modal hingga tingkat bunga pinjaman 21,91% per tahun. Net B/C sebesar 1,18 merupakan perbandingan antara total nilai saat ini dari penerimaan yang bersifat positif (net benefit positif) dengan total nilai saat ini dari penerimaan yang bersifat negatif (net benefit negatif), berarti bahwa setiap pengeluaran Rp 1,00 akan mendapatkan benefit sebesar Rp 118. Periode pengembalian usaha produksi pati sagu basah lebih kecil dari umur proyek yaitu selama 16 bulan. Berdasarkan kriteria investasi yang dianalisis maka investasi usaha pati sagu basah semi mekanik layak diusahakan.

Published
2018-10-27