PENINGKATAN EFISIENSI PRODUKSI PADA UKM JAMUR TIRAM TERPADU (PEMBIBITAN, NUGGETDAN CRISPY) DI DESA ANDONGSARI, KECAMATAN AMBULU, JEMBER

  • MAS’UD EFFENDI Universitas Brawijaya
  • CLAUDIA GADIZZA P. Universitas Brawijaya
Keywords: Efisiensi produksi; olahan jamur; alih teknologi

Abstract

Desa Andongsari merupakan desakawasan hutan Taman Nasional Meru Betiri yang termasuk Desa Tertinggalberdasarkanindeks desanya. Salah satu komoditas lokal yang potensial dikembangkan yaitu Jamur Tiram. UKM Rumah Jamur Zahra dan UKM Healthy Nugget merupakan UKM yang menginisasi pemanfaatan penggunaan jamur tiram mulai pembibitan sampai produk olahan. Kendala yang dihadapi dalam proses produksi adalah keterbatasan teknologi, sehingga kuantitas dan kualitas produk belum optimal. Belum optimalnya proses pembibitan jamur F1 dan F2 dengan laminar kayu menyebabkan 25-30% bibit per hari tidak bisa tumbuh. Proses penirisan jamur crispy yang belum efisien dan higienis dengan kapasitas 4-5 kg selama 1 jam menyebabkan produk cepat tengik. Rendahnya daya simpan nugget jamur yang diproduksi tanpa bahan pengawet. Guna meningkatkan efektivitas dan efisiensi produksi, penerapan alih teknologidilakukan dengan introduksi Laminar Standardalam pembibitan, alat Spinner Inverter dan Freezer dalam produksi jamur crispy dan nugget jamur. Penggunaan peralatan ini dapat menghasilkan produk yang lebih berdaya saing. Hasil pelaksanaan kegiatan ini diantaranya Alih teknologi dalam proses produksi jamur tiram dan olahannya melalui penggunaan laminar, spinner inverter, dan freezer dapat meningkatkan produktivitas UKM Jamur Tiram Terpadu di Jember dengan efisiensi tenaga kerja, waktu, dan biaya. Kapasitas pembibitan dan pengolahan jamur meningkat 2 kali lipat dengan kualitas yang lebih baik dan minimasi biaya produksi.

Published
2018-10-27