EFEKTIVITAS PROSES PRODUKSI UKM TEMPE SEPANDE MELALUI PENERAPAN MESIN PEMECAH KEDELAI SISTEM SCREW

  • PUDJIJUNIARTO . Universitas Negeri Surabaya
  • AGUNG PRIJO BUDIJONO Universitas Negeri Surabaya
Keywords: mesin pemecah kedelai; produsen tempe; efektivitas proses produksi.

Abstract

Permasalahan utama dari UKM mitra yang harus segera dicari solusinya adalah proses pemecahan bahan baku tempe yaitu kedelai yang relatif lama (50 kg/jam). Hal ini dikarenakan proses pemecahan kedelai masih dilakukan secara konvensional yaitu dengan menggunakan alat pemecah kedelai manual yang digerakan oleh tangan.Dengan cara ini, ± 10%-15% kedelai belum pecah. Hal ini mengakibatkan kualitas tempe yang kurang baik dan tempe kurang mengembang sehingga kuantitasnya berkurang yang berarti dapat mengurangi keuntungan serta rasanya juga kurang enak. Padahal nilai rasa merupakan salah satu faktor yang menentukan keberhasilan dalam pemasaran dan merupakan jaminan kepuasan bagi konsumen. Untuk mengatasi masalah tersebut, maka pada UKM mitraakan dibuatkan mesin pemecah kedelai sistem screw yang digerakkan motor listrik. Metode pelaksanaan dalam program iniyaitu merancang, manufaktur, assembly, ujicoba mesin, serah terima mesin, pelatihan pengoperasian mesin dan pemantauan secara berkala. Pelaksanaan kegiatan ini berjalan lancar sesuai dengan rencana yang telah disusun sejak awal dengan menghasilkan mesin pemecah kedelai sistem screw. Berdasarkan hasil penerapan mesin di UKM mitra dapat diketahui bahwa proses pemecahan kedelai menjadi 40 menit lebih cepat dari sebelumnya. Untuk memecah kedelai sebanyak 50 kg awalnya membutuhkan waktu 60 menit menjadi 20 menit.Produk yang dihasilkan lebih higienis karena semula ruang pemecah terbuat dari mild steel diganti stainless steel.Proses pemecahan kedelai menjadi lebih efektif karena pada ruang pemecahan dilengkapi screw pengumpan sehingga kedelai dapat masuk secara bertahap. Mesin ini dirancang dapat memecah kedelai ± 150 kg/jam dengan hasil pengupasan lebih dari 99 % kedelai pecah. Dengan kualitas hasil pemecahan yang lebih baik, maka tempe yang dihasilkan juga lebih mengembang sehingga dapat meningkatkan pendapatan pengusaha kecil tempe.

Published
2018-10-27