PENDIDIKAN KARAKTER DI PONDOK PESANTREN SEBAGAI MEDIA PENCEGAHAN RADIKALISME SANTRI

  • HARIS SUPRATNO Universitas Negeri Surabaya
  • HENY SUBANDIYAH Universitas Negeri Surabaya
  • KAMIDJAN . Universitas Negeri Surabaya
  • RESDIANTO PERMATA RAHARJO Universitas Negeri Surabaya
Keywords: Pendidikan karakter, pencegahan, radikalisme, dan santri.

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menemukan dan mendeskripsikan model pendidikan karakter santri di pondok pesanten di Jawa Timur sebagai media pencegahan radikalisme. Secara empirik pondok pesantren mempunyai budaya yang sangat kuat untuk menerapkan pendidikan karakter, baik melalui pendidikan formal maupun nonformal. Pendidikan karater melalui pendidikan formal dengan cara penanaman kedisiplinan, kebersihan, taat pada aturan, hormat pada pengasuh, kiai, ustat, semangat mencari ilmu,dan keserderhanaan. Sedangkan pendidikan karakter melalui pendidikan nonformal mencakup disiplin dalam salat berjamaah, salat tahajud, hormat pada pengasuh, kiai, ustat, santri senior, menghormati dan menghargai semua orang. Dengan model pendidikan karakter tersebut, semua aktivitas santri sangat padat dan selalu berorientasi pada kegiatan yang baik dan berorientasi pada kegiatan religius, sehingga tidak memungkinkan para santri memiliki perilaku radikalisme, baik pemikiran , tutur bahasa, maupun perbuatan. Pendidikan karakter sudah sangat lama diterapkan di pondok pesantren melalui kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan pesantren dsn melalui berbagai contoh atau uswatun khasanah oleh para pengasuh, pembina, kiai, ustad, baik berbentuk perilaku, etika, moral, dan tutur bahasa dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan pondok pesantren maupun di lingkungan sekolah formal. Pendidikan karakter di pondok pesantren di Jawa Timur dapat dijadikan media pencegahan radikalisme santri, baik dalam bentuk tutur kata, pemikiran, maupun tidakan. Hasil penelitian ini dapat memberikan kontribusi pada pengembangan ilmu pendidikan yang berbasis pendidikan karakter yang dapat diterapkan di pendidikan formal maupun nonformal, baik di sekolah negeri maupun sekolah swasta.

Published
2018-10-27