EFEK KUALITAS SPERMATOZOA SECARA LABORATORIUM AKIBAT INDUKSI LASERPUNKTUR PADA INDUK LELE JANTAN

  • DYAH HARIANI Universitas Negeri Surabaya, Surabaya, Indonesia
  • TARZAN PURNOMO Universitas Negeri Surabaya, Surabaya, Indonesia
  • ERLIX R.PURNAMA Universitas Negeri Surabaya, Surabaya, Indonesia
  • PUNGKY S.W KUSUMA Universitas Negeri Surabaya, Surabaya, Indonesia

Abstract

Aktivitas reproduksi induk lele jantan dapat dipacu dengan pemberian pakan induk yang baik. Di samping itu dapat dipadukan dengan pemberian induksi laserpunktur pada titik reproduksi  diduga dapat mempengaruhi motilitas dan viabilitas spermatozoa. Tujuan penelitian ini untuk mengevaluasi efek induksi laserpunktur di titik reproduksi pada induk lele yang diberi pakan berkualitas terhadap motilitas dan viabilitas spermatozoa lele. Penelitian eksperimen faktorial menggunakan Rancangan Acak Lengkap. Faktor A kelompok yang dilaserpunktur dan kontrol dan faktor B lama waktu induksi laserpunktur  terdiri dari 6 level diulang sebanyak 4 kali. Ikan uji sebanyak 48 ekor induk lele jantan belum pernah memijah dengan bobot badan 700-1000 g, umur sekitar satu tahun. Variabel adalah motilitas dan viabiltas spermatozoa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motilitas spermatozoa pada hari ke-0 sebesar 2,5000±0,57735% dan terjadi peningkatan sampai hari ke-75. Kelompok lele kontrol motilitasnya 37,5000±6,45497 dan kelompok lele diinduksi laserpunktur motilitasnya 41,0000±3,46410%. Viabilitasnya   juga  meningkat dari harike-0 sampai dengan ke-75. Viabilitas spermatozoa hari ke-0 sebesar  4,2750 ± 0,86056%, hari ke-75  viabilitas  kelompok lele  kontrol 41,0000±3,46410% dan kelompok lele diinduksi laserpunktur  viabilitasnya  67,4200 ± 4,89043%.  Induksi  laserpunktur  pada induk lele jantan  berpengaruh terhadap motilitas dan viabilitas spermatozoa sangat signifikan (P<0.000).  Kesimpulan adalah  induksi laserpunktur pada induk lele dapat meningkatkan kualitas spermatozoa.

Published
2018-12-13